al Rumansiyah fi shi'r Gibran Khalil Gibran

Wafi, Wulidatu al (2000) al Rumansiyah fi shi'r Gibran Khalil Gibran. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (75kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (43kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (42kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (195kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (452kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (311kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (289kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (40kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (75kB) | Preview

Abstract

Romantik adalah istilah kesusastraan untuk menunjukkan karya sastra yang cenderung lebih menekankan unsur perasaan dari pada segi intelektualnya. Aliran romantik dalam kesuastraan modern berkembang pada abad ke-19, baik di Eropa maupun Amerika Serikat. Berkembangnya aliran ini, antara lain disebabkan oleh pemberontakan terhadap kaidah-kaidah seni dan sastra yang membeku sebelumnya, yakni pada aliran Neoklasik. Aliran Neoklasik ini berorientasi pada kesusastraan klasik Yunani-Romawi yang terlalu menekankan rasionalisasi kreteria sastra klasik, sehingga terasa sebagai beban dan ikatan terhadap kebebasan sastrawan. Dalam bidang puisi, aliran romantik banyak melahirkan sajak-sajak lirik tentang percintaan. Beberapa cirinya adalah penekanan pada sensibilitas, prmitivisme, kecintaan kepada segala yang alamiah, simpatik terhadap masa lampau, mistisisme dan individualisme. Beberapa ciri tersebut mempengaruhi puisi Khalil Gibran baik dari segi bentuk maupun isi pemikirannya. Dari segi bentuk ia cenderung pada penggunaan puisi bebas yaitu puisi yang tidak terikat oleh aturan wazan dan qofiah yang ada. Dari segi pemikirannya ia cenderung pada genre prosa/puisi lirik, sebuah karya sastra yang lebih menekankan unsur perasaan. Khalil Gibran terpengaruh oleh aliran romantik karena keadaan atau situasi. Karena ia banyak mempelajari puisi-puisi barat, termasuk Shakespeare, Blake, Roussseau dan tokoh-tokoh Romantik lainnya. Disadari atau tidak, hal itu mempengaruhi jiwanya, disamping ia adalah pribadi yang psimis, sensitive, individualis dan liberalis dalam pemikirannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Wafi, Wulidatu al -- -
Uncontrolled Keywords: Sastra romantik; Aliran romantik sastra; sastra modern; sastra klasik
Subjects: Kesusastraan > Sastra Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Mar 2017 10:28
Last Modified: 07 Dec 2017 17:49
URI: http://repository.uinsby.ac.id/id/eprint/15972

Actions (login required)

View Item
View Item