Persepsi masyarakat tentang Ghibah dalam Hadis Riwayat Abu Dawud Nomor Indeks 4231: studi Living Hadis di Desa Betek Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo

Madaniar, Aziziah and Ida, Rochmawati (2026) Persepsi masyarakat tentang Ghibah dalam Hadis Riwayat Abu Dawud Nomor Indeks 4231: studi Living Hadis di Desa Betek Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of MADANIAR FIX (SKRIPSHITTT).pdf] Text
MADANIAR FIX (SKRIPSHITTT).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Madinar Azizah E75219059 Full.pdf] Text
Madinar Azizah E75219059 Full.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Madinar Azizah E75219059 OK.pdf] Text
Madinar Azizah E75219059 OK.pdf

Download (1MB)

Abstract

Dikalangan masyarakat ghibah dianggap hal sepele akan tetapi sangat berbahaya karena dapat menimbulkan perpecahan antar saudara maupun dengan yang lainnya. Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu: 1) Untuk menguraikan pemaknaan hadis Riwayat Abu Dawud No Indeks 4231. 2) Untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat Desa Betek Meloan mengenai hadis tentang ghibah dengan menggunakan teori kognitif sosial. 3) Untuk menjelaskan analisis persepsi masyarakat tentang ghibah perspektif Bandura. Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan fakta yang dapat menggambarkan fenomena yang terjadi dalam lingkungan masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research) sehingga dapat diklafisikasikan menjadi dua sumber data yaitu: sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengumpulan data dalam pembahasan ini peneliti memiliki beberapa tahapan yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian Di Desa Betek ini masih banyak orang yang gemar membicarakan orang lain, sehingga dapat menyebabkan perselisihan antar yang satu dengan yang lainnya. Peneliti dapat menyimpulkan makna dari hadis riwayat Abu Dawud No Indeks 4231yaitu apabila sesuatu yang dibicarakan itu benar adanya maka disebut ghibah. Akan tetapi jika yang dibicarakan tidak benar adanya maka di sebut fitnah. Ghibah dan fitnah keduanya termasuk perilaku yang tercela. Hanya saja yang membedakan dari keduanya yaitu benar atau tidaknya sesuatu yang mereka bicarakan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Creators
Email
NIM
Madaniar, Aziziah
madaniaraziziah132@gmail.com
E75219059
Ida, Rochmawati
idarahma@uinsa.ac.id
UNSPECIFIED
Subjects: Agama
Masyarakat Islam
Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Madaniar Aziziah
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:34
Last Modified: 13 Jul 2026 07:34
Contributors:
Contribution
Name
Email
NIDN
UNSPECIFIED
Madaniar, Aziziah
madaniaraziziah132@gmail.com
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Ida, Rochmawati
idarahma@uinsa.ac.id
UNSPECIFIED
URI: http://repository.uinsby.ac.id/id/eprint/94166

Actions (login required)

View Item
View Item