Reduksi dan distorsi hadis di media sosial: analisis penyebaran hadis tanpa sanad dan simplifikasi makna dalam perspektif Stig Hjarvard

Tauhidah, Dyna (2026) Reduksi dan distorsi hadis di media sosial: analisis penyebaran hadis tanpa sanad dan simplifikasi makna dalam perspektif Stig Hjarvard. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Dyna Tauhidah_02240624002.pdf] Text
Dyna Tauhidah_02240624002.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dyna Tauhidah_02240624002_Full.pdf] Text
Dyna Tauhidah_02240624002_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 June 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penyebaran hadis melalui media sosial semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi digital dan kemudahan akses informasi keagamaan. Di satu sisi, media sosial berperan dalam memperluas jangkauan dakwah dan transmisi hadis kepada masyarakat. Namun, di sisi lain, karakteristik media sosial yang mengutamakan kecepatan, keringkasan, dan daya tarik visual berpotensi menyebabkan terjadinya reduksi dan distorsi hadis, baik dalam bentuk pemotongan matan, penghilangan sanad, maupun penyederhanaan konteks makna. Fenomena ini menimbulkan persoalan terkait kualitas hadis yang beredar dan pemahaman masyarakat terhadap kandungan hadis yang disampaikan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hadis yang disebarkan di media sosial, mengidentifikasi bentuk-bentuk reduksi dan distorsi hadis dalam penyajiannya, serta menjelaskan fenomena tersebut melalui perspektif teori mediatisasi agama Stig Hjarvard. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang didukung dokumentasi digital terhadap konten hadis pada berbagai platform media sosial. Analisis data dilakukan melalui kritik sanad, kritik matan, analisis isi, dan teori mediatisasi agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis yang beredar di media sosial memiliki kualitas yang beragam, mulai dari hadis sahih hingga hadis yang tidak mencantumkan sumber secara jelas. Reduksi hadis ditemukan dalam bentuk penghilangan sanad, pemotongan matan, dan penyederhanaan konteks, sedangkan distorsi tampak pada perubahan redaksi dan pergeseran makna hadis. Dalam perspektif mediatisasi agama, fenomena tersebut menunjukkan dominasi logika media dalam penyajian pesan keagamaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi hadis digital untuk menjaga otentisitas hadis dan memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat di era media baru.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
Name Email NIM
Tauhidah, Dyna dtauhidah76@gmail.com 02240624002
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Idri, Idri idr@yahoo.co.id 2002016701
Thesis advisor Ubet, Abdulloh ubaid.auza@gmail.com 2007056602
Uncontrolled Keywords: Hadis; media sosial; reduksi hadis; distorsi hadis; mediatisasi agama.
Subjects: Internet
Hadis
Divisions: Program Magister > Ilmu Hadis
Depositing User: Dyna Tauhidah
Date Deposited: 29 Jun 2026 06:22
Last Modified: 29 Jun 2026 06:22
URI: http://repository.uinsby.ac.id/id/eprint/92135

Actions (login required)

View Item
View Item