Naskah Tafsir al-Qur’an karya H. Husin Qadri (1909-1967 M): suatu tinjauan filologis

Sabirin, Muhammad (2025) Naskah Tafsir al-Qur’an karya H. Husin Qadri (1909-1967 M): suatu tinjauan filologis. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Sabirin_02240123009.pdf] Text
Muhammad Sabirin_02240123009.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Muhammad Sabirin_02240123009_Full.pdf] Text
Muhammad Sabirin_02240123009_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 February 2029.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji naskah Tafsir al-Qur’an (TQ) karya H. Husin Qadri dengan fokus pada suntingan teks dan pemikiran tafsirnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan filologi untuk deskripsi dan penyuntingan teks, serta analisis pemikiran tafsir menggunakan teori resepsi dan metodologi tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara filologis, TQ merupakan naskah autograf yang ditulis langsung oleh H. Husin Qadri di Martapura pada periode 1959-1960 M. Naskah ini memuat penafsiran parsial atas empat surah, yakni Ibrāhīm, al-Ḥijr, al-Naḥl, dan al-Isrā’, dimulai dari Majelis ke-108. TQ ditulis dalam aksara dan bahasa Arab dengan khat Naskhi serta memiliki keunikan berupa pencantuman tanggal penulisan pada setiap akhir majelis, yang mengindikasikan bahwa naskah ini merupakan catatan dari majelis pengajian lisan yang ia ampu. Dari sisi pemikiran tafsir, Qadri menggunakan metode al-tafsīr bi al-ra’yi (ijtihādī) dengan teknik taḥlīlī (analitis) yang disusun secara berurutan ayat demi ayat. Fokus penafsirannya tidak semata-mata pada aspek kebahasaan, melainkan pada upaya memposisikan al-Qur’an sebagai living text yang berfungsi sebagai pedoman hidup, sarana penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs), dan pembinaan moral masyarakat. Orientasi (ittijāh) tafsirnya didominasi oleh tasawuf akhlaki dan teologi, dengan penekanan pada tazkiyah al-nafs, zuhud, moralitas, dan penguatan tauhid. Untuk memperkuat penafsiran tersebut, Qadri menyertakan 25 cerita hikmah dari ulama sufi dan salaf. Secara komparatif, pemikiran tafsir Qadri menunjukkan pengaruh Tafsir Marāḥ Labīd karya Syekh Nawawi al-Bantani. Penelitian ini menegaskan TQ sebagai salah satu karya tafsir tertua yang dapat diakses di Banjar serta menempatkan H. Husin Qadri sebagai ulama yang memadukan tradisi keilmuan Timur Tengah dengan konteks sosial keagamaan lokal Martapura.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
Creators Email NIM
HASH(0x560d87803fd0) mohammedsabirin@gmail.com
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS HASH(0x560d86f8b6d8) wasid_2007@yahoo.co.id
http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS HASH(0x560d84261c00) afifudindimyathi@uinsby.ac.id
Creators:
Creators
Email
NIM
Sabirin, Muhammad
mohammedsabirin@gmail.com
02240123009
Uncontrolled Keywords: Tafsir al-Qur’an; naskah; filologi; pemikiran tafsir
Subjects: Filologi
Manuskrip
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Muhammad Sabirin
Date Deposited: 06 Feb 2026 04:26
Last Modified: 26 Jun 2026 08:06
Contributors:
Contribution
Name
Email
NIDN
Thesis advisor
Wasid, Wasid
wasid_2007@yahoo.co.id
2118027401
Thesis advisor
Dimyathi, Muhammad Afifudin
afifudindimyathi@uinsby.ac.id
2007057901
URI: http://repository.uinsby.ac.id/id/eprint/88767

Actions (login required)

View Item
View Item