Akbar, Nur Alifah Hayati (2011) Tinjauan Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen terhadap Mekanisme Penjualan Nada Sambung pada Provider Seluler. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Nur Alifah Hayati Akbar_C02207135.pdf
Download (3MB)
Abstract
Skripsi ini adalah basil penelitian lapangan tentang 'Tinjauan Hukum Islam dan Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap Mekanisme Penjualan Nada Sambung pada Provider Seluler", penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang: 1) Bagaimana mekanisme penjualan nada sambung pada provider seluler? 2) Bagaimana tinjauan Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap mekanisme penjualan nada sambung pada provider seluler ? 3) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap mekanisme penjualan nada sambung pada provider seluler? Skripsi ini mengggunakan metode penelitian kualitatif dengan pola piker induktif -deduktif kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Data penelitian ini dihimpun dari data primer yang berasal dari website resmi dari provider yang telah dipilih yakni provider Indosat, XL dan Telkomsel sesuai rekomendasi perusahaan karena kesibukan yang ada dan data skunder yaitu bahan pustaka yang berhubungan dengan penelitian. Mekanisme penjualan nada sambung pada provider seluler yang dimaksud adalah penjualan nada sambung yang disediakan penyedia konten dari setiap provider dengan cara menekan tombol tertentu sesuai arahan operator sesaat sebelum mendengarkan musik pengganti nada sambung tuut tuut saat menghubungi seseorang yang kebetulan memiliki nada sambung. Dari cara seperti inilah banyak pelanggan yang merasa dirugikan. Penjualan nada sambung dengan pilihan layat.1an copy nada sambung tidak ada keterangan larangan yang mengharamkannya namun, penjualan yang seperti ini hendaklah informasi diperjelas kembali agar tidak terjadi kerugian pada konsumen, konsumenpun tidak salah paham dengan mengira pihak provider melakukan penipuan atau penjebakan. Konsumen memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan hukum dalam suatu sengketa maka janganlah takut untuk melaporkan para pelaku usaha yang tidak beriktikad baik dalam usahanya, para provider sebaiknya lebih bersikap tegas terhadap penyedia konten yang tidak beriktikad baik dalam menjalankan usahanya dengan menghentikan hubungan kerja jika tidak memperbaiki sistemnya atau dengan cara lain sesuai keadaan, sebagai pelaku usaha sebaiknya lebih mengutamakan hak konsumen dan menjalankan kewajibannya dengan begitu citra baik perusahaan akan tercipta.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen; Nada Sambung; Handphone; HP | ||||||
| Subjects: | Jual Beli Perlindungan Konsumen |
||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||
| Depositing User: | Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id | ||||||
| Date Deposited: | 14 Jun 2019 07:34 | ||||||
| Last Modified: | 14 Jun 2019 07:34 | ||||||
| URI: | http://repository.uinsby.ac.id/id/eprint/32177 |
