Sekolah Desa dalam logika “Balas Budi”

Luthfy, Riza Multazam (2018) Sekolah Desa dalam logika “Balas Budi”. Tribun Jateng.

[thumbnail of Riza Multazam Luthfy_NewsPaper_Sekolah Desa dalam Logika “Balas Budi”.pdf] Text
Riza Multazam Luthfy_NewsPaper_Sekolah Desa dalam Logika “Balas Budi”.pdf

Download (822kB)

Abstract

Lahirnya sekolah-sekolah yang mengambil orang-orang kecil sebagai anak didiknya ternyata tidak lantas mengatasi masalah-masalah sosial. Muncul ketimpangan antara orang miskin yang berpendidikan ala kadarnya dengan orang kaya yang mampu mengakses sekolah berkualitas lebih baik. Kesenjangan semakin terasa ketika ada pemilahan antara sekolah golongan bawah, sekolah golongan menengah, dan sekolah golongan elite. Kebijakan pemerintah kolonial tentang pendirian sekolah desa genap mengokohkan pondasi ditetapkannya lapisan sosial yang kerap menimbulkan kecurigaan dan kebencian. Salah satunya, kaum Tionghoa memiliki akses lebih mudah dalam bidang pendidikan. Orang-orang Cina bisa tergabung dalam sekolah standar, yang secara teoritis dianggap sebagai sekolah ‘golongan menengah’, yaitu lembaga pendidikan yang terletak antara sekolah desa golongan bawah dan sekolah Kelas Satu golongan elite.

Item Type: Article
Creators:
Creators
Email
NIDN
Luthfy, Riza Multazam
rizamultazam@uinsby.ac.id
2109118601
Uncontrolled Keywords: Sekolah desa; rakyat kecil
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Riza Multazam Luthfy
Date Deposited: 19 May 2022 07:44
Last Modified: 19 May 2022 07:44
URI: http://repository.uinsby.ac.id/id/eprint/2392

Actions (login required)

View Item
View Item